Tulisan ini
diikutsertakan
Dalam Giveaway di blog
Devania Annesya
MAYA MAIA
Penulis : Devania Annesya
Penerbit : Plotpoint
ISBN : 9786029481501
Halaman : 272 hal
Harga : Rp. 44.000
Sinopisi :
Percayakah
Kamu dengan kebetulan?
Maya
sengaja berlama-lama kuliah di London. Tapi kini ia terpaksa pulang ke Jakarta,
kembali ketemu panas, macet, dan orangtuanya yang sudah menyiapkan perjodohan
untuknya.
Sebaliknya,
Maia seumur hidup tinggal di Tulungagung. Ini kali pertamanya ke Jakarta demi
mencari kerja. Dia gugup setengah mati di kereta menuju Stasiun Senen, dan
sampai di sana malah bertemu Jonathan, bukan Joni.
Walau
bernama mirip, Maya dan Maia, punya rencana yang berbeda, dan urusan cinta
sama-sama tak ada dalam rencana itu. Apalagi soal punya hidup yang tak sengaja
tertukar.
Maya
yang biasa hidup serba-ada mendadak kini bersama Joni yang tukang reparasi
komputer. Sementara Maia yang tidak mengerti apa-apa soal Jakarta, kini diantar
Jonathan untuk tinggal di apartemen mewah.
Ini
adalah cerita soal hidup, cinta, dan kebetulan. Dan pertanyaannya: Percayakah
kamu dengan kebetulan?(less)
***
Setiap novel punya aura yang tergambar dari covernya. Dan
novel punya nyawa yang diceritakan oleh tokoh-tokohnya. Semakin cantik
covernya, semakin bagus juga auranya. Dan, semakin memikat ceritanya, semakin
hidup novel itu di imajinasi pembacanya.
Begitu juga dengan novel ini. Ya, memang covernya hanya
berwarna putih dengan gambar minimalis. Tapi, aku menyukai kesederhanaannya.
Berasa melihat kembang desa yang perawan, sederhana, alami dan memikat.
Genrenya pun membuat aku semakin tertarik. Komedi roman, lama
sekali rasanya aku tak mencicipi novel bergenre ini. Belakangan ini aku sering
menghabiskan novel-novel serius yang sedikit mengintimidasi moodku. Yap, rasa
yang disampaikan sebuah novel, akan mempengaruhi moodku. Jadi, aku menginginkan
novel ini, setidaknya aku berharap tokoh-tokohnya akan membuat aku tertawa dan
membuatku jatuh cinta lagi…dan lagi.
Dari blurdnya aku menangkap cerita novel ini tentang dua
cewek bernama hampir sama, Maya dan Maia yang punya nasib berbeda, dan akhirnya
nasib mereka ditukar karena bertemu dua pria yang punya nama hampir sama juga,
Joni dan Jonathan. Em, kayaknya beda banget, ya? Tapi, sama-sama berawalan Jo,
sih. Dan, aku jadi penasaran, bagaimana hidup mereka kemudian? Seberapa konyol ‘kah
mereka menghadapi nasib mereka yang berubah 180 derajat itu? Dan, perjodohan
itu, apakah kira-kira mereka akan bertukar jodoh juga? Wao… ini seru!
Sepertinya baca novel ini bakalan kayak naik rollercoster, naik ke atas
diterjunkan dengan teganya ke dasar kemudian di hempaskan kesamping dan di putar
lagi, dan terus seperti itu.
Lalu kalimat ini “Percayakah kamu dengan kebetulan?”
sebuah pertanyaan yang mengusik, mengajak berfikir dan menganalisa hidupku
sendiri. “Apakah aku percaya dengan kebetulan?” Sebentar! Em…sepertinya
iya, aku percaya dengan kebetulan. Buktinya, kebetulan aku lihat novel ini,
bahkan membaca pengumuman Giveawaynya, membuatku harus menelusuri seluk beluk novel ini, dan
akhirnya aku benar-benar menuliskannya di wishlistku. Sebuah kebetulan yang manis jika akhirnya aku berjodoh dengannya.
Satu lagi, aku menginginkan novel ini, ah salah….sekarang
berbeda. Aku ingin memenangkan novel ini tidak hanya karena gratis, tapi juga karena
ada tanda tangan penulisnya. Hem….mendapatkan novel bertanda tangan seperti ini
berasa mendapatkan cendramata tak ternilai harganya. Apalagi, ada namaku yang
langsung disebut sama penulisnya, itu seperti sebuah kehormatan tersendiri buat
penggemar novel sepertiku.
Aku berharap, semoga dia kebetulan bertemu denganku karena kebetulan akulah pemenangnya.
Wish me luck!!!!
hei kebetulan aku mampir ke sini!
ReplyDeleteeh nggak juga sih, kan kau mention aku. hehehe
Hehehehe... halo kakak!!! Terima kasih sudah berkunjung :D
ReplyDelete