Thursday, September 11, 2014

Resensi - SELAMAT DATANG CINTA “Yang kutunggu, Kamu”



Penulis : Odet Rahmawati
Penerbit : Gagasmedia
Genre : Romance, Young Adult
Terbit : 2013
Tebal : viii + 224 hlm
ISBN : 979 – 780 – 667 – 7
Harga : 35.000
Alona, baginya masa lalu bukan hal yang mudah untuk dilupakan. Baik tentang kematian orang tuanya, maupun tentang kegagalan cinta yang dia alami.
Wanita yang sukses membuka butik bernama Butik Perempuan ini, mempunyai sahabat bernama Bastian. Cowok yang aktif sebagai personil band indie, dan menyukai bergaul dengan para anak jalanan.
Tapi itulah yang menjadi masalah, ayah Bastian tak pernah suka dengan pergaulan anaknya, juga pilihan karier yang dia pilih.
Pertengkaran-pertengkaran membuat Bastian tak tahan di rumah. Dan kejadian terakhir, membuat Bastian kabur ke Yogyakarta. Dia menghilang beberapa hari, meskipun akhirnya Alona menemukan Bastian dalam keadaan babak belur.
Bastian tinggal di rumah Alona. Bagi Bastian, rumah Alona sudah seperti rumahnya sendiri. Dan Alona menyukai keberadaan Bastian di rumahnya.
Disela kesibukan Alona, kenangan masa lalunya tentang Galih masih sering muncul dan menyakitinya. Kehadiran Bastian di hidupnya perlahan juga tak lagi sama seperti dulu. Namun, surat Galih tiba-tiba muncul di meja kamar Alona.
Lalu, apa keputusannya? Apakah Alona menyadari perasaannya? Apakah Bastian membiarkan suara hatinya membeku? Dan, siapa sebenarnya Bastian di dalam keluarganya?
 
Selamat Datang Cinta, novel keluaran Gagasmedia dengan cover super manis. Aku langsung tertarik padanya karena tampilannya. Aku juga suka dengan pilihan font-nya. Enak banget di mata.
Namun, aku tidak menemukan passion dan arah dari novel ini. Semuanya dibangun setengah-setengah, menurutku.
Tentang masa lalu Alona dan Galih, misalnya. Di sini penulis kurang mengeskplornya. Aku malah merasa, bagian terbesar dalam novel ini adalah masalah keluarga Bastian. Hubungan Bastian dan Alona pun kurang dapat gregetnya.
Bahkan, aku merasa penyelesaian novel ini hanya sekedar untuk menamatkannya saja. Prosesnya kurang dramatis. Seperti, ayah Bastian yang tiba-tiba berubah sikap pada anak laki-lakinya. Padahal, selama ini kita diberitahu seperti apa sikap ayah Bastian. Bukan masalah perubahannya, tapi bagaimana proses kenapa bisa berubah, itulah yang tidak diceritakan.
Lalu, hubungan Bastian dan Alona harusnya bisa dibuat semakin manis. Tunjukkan kalau ada rasa lain di hati mereka, tapi aku masih merasa Bastian dan Alona sekedar teman dekat, dan butiran cinta yang muncul belum benar-benar menghentak.
Untuk covernya aku mau ngasih rating 4,5 dari 5 bintang.

 Buku ini bisa langsung kalian order ke aku dengan harga Rp. 28.000 saja (Exc ongkir). Minat? Langsung kontak BBM 74D81B01 atau Whatsapp : 085736100626. Atau mau tanya-tanya novel lainnya, mungkin saja sedang ready. :)

Friday, September 5, 2014

MY LOVELY GANGSTER “Pesona Hitam yang Memikat”

Penulis : Putu Felisia
Penerbit : Media Pressindo
Genre : Romance, Action, Young Adult
Terbit : 2011
Tebal : viii + 300 hlm
ISBN : 979-911-035-1
Harga : Rp. 38.000
Erika Valeria, anak angkat Yudiasari, wanita yang pernah punya hubungan spesial dengan seorang mafia, John Alexander, Ketua Klan Maximus. Dia terpaksa masuk ke dunia hitam itu–setelah ibu angkatnya meninggal–bersama saudara angkatnya, Jade Judy. Jade adalah putri kandung dari Yudiasari dan John.
Eri dan Jade diangkat menjadi Mawar Maximus. Jade dengan mudah menjalani hidupnya sebagai putri John. Namun tidak dengan Eri.
Hidup Eri berubah menyesakkan  karena dia harus sering bertemu Sky, laki-laki yang lama dia cintai, salah satu Pangeran Maximus, calon penerus Klan Maximus, anak dari John Alexander. Laki-laki yang tampak tak menyukainya.
Lalu muncul Kuga Kyouhei, Ketua Naga Timur, pimpinan Yakuza yang menginginkan Eri sebagai kekasihnya. Dia sangat menginginkan Eri sampai-sampai dia rela melawan Pangeran Maximus, Sky.
Sky memang mengindari Eri. Namun, dia tak bisa membiarkan Eri dimiliki Kuga. Dia tahu sekali seperti apa laki-laki itu. Akhirnya, dia meyerah dan mengakui cintanya. Tapi, dia harus benar-benar berhadapan dengan Kuga yang jelas tak akan membiarkan Eri bersama Sky.
Lalu, siapa yang akhirnya dipilih Erika Valeria? Pangeran Maximus, atau Ketua Yakuza yang tak kalah memikat?
 
MY LOVELY GANGSTER, merupakan novel yang mengambil latar kehidupan para mafia. Tidak hanya di Indonesia, namun mencakup Asia.
Kisah dibuka dengan pengenalan seorang Kuga Kyouhe. Lalu, muncul para Para Pangeran Maximus, termasuk Sky. Dilanjut kisah cinta ketua klan Maximus, John yang bertemu dengan cinta sejatinya, Yudiasari yang meminta bantuannya untuk menjaga anak-anaknya setelah dia meninggal. Kemudian, baru masuk pada kisah Eri. Dan tentu saja berlanjut pada setiap detail kisah Eri, Kuga, Sky, dan dunia mafia.
Tema novel ini sangat menarik, menurutku. Cara berceritanya juga cukup enak. Meskipun ada beberapa bagian yang terlalu monolog sehingga aku merasa sedikit bosan.
Karakter setiap tokohnya cukup bisa dibangun sehingga pembaca bisa menangkap seperti apa masing-masing karakternya.
Menurutku, pesona Kuga lebih memikat dari pada Sky. Dengan ciri khas ketua Yakuza, Kuga membuat aku merasa kalau dia itu laki-laki cool dengan hati dingin. Namun, meski dia mudah sekali menghabisi nyawa, Kuga tampak berbeda saat pengaruh cinta menguasainya.
Hawa perang antar Klan memang dibangun dengan cukup detail, namun keganasannya kurang pekat. Masih mengambang dan kurang kejam.
Endingnya pun menipu. Ada hadiah spesial yang tak terduga di akhir ceritanya. Benar-benar di akhir cerita. Sebelum tulisan Tamat.
Ratingnya, 2,3 dari 5 bintang. 

Buku ini bisa langsung kalian order ke aku dengan harga Rp. 30.000 saja (Exc ongkir). Minat? Langsung kontak BBM 74D81B01 atau Whatsapp : 085736100626.

MY LOST PRINCE “Mencari Cinta yang Hilang”



Penulis : Monica Anggen
Penerbit : Rumah Ide
Terbit : 2012
Tebal : iv +194 hlm
Genre : Romance, Young Adult
ISBN : 978 – 602 – 751 – 7165
Harga : Rp. 39.500
Moon Eun Lee. Gadis keturunan Korea – Indonesia. Putri tunggal pemilik perusahaan besar. Dan sebentar lagi, dia akan menikah dengan tunangan yang sangat dicintainya. Namun, takdir berkata lain. Moon kecelakaan, dan membuatnya koma berhari-hari. Pernikahan yang akan berlangsung seminggu lagi, terancam batal.
Dalam keadaan koma, ternyata jiwa Moon mengembara. Dia menemukan dirinya terbujur tak berdaya di atas tempat tidur rumah sakit dengan keadaan kaki luka parah, dan sepertinya dia terancam cacat seumur hidup.
Namun, keadaan koma yang dialami Moon membuat dia mengetahui kenyataan dibalik kenyataan yang tak pernah dia sangka. Kekasihnya, Kevin, tidak pernah mencintainya. Dia hadir di hidup Moon hanya untuk merebut kekayaan keluarganya. Dan Min Cha lah yang dicintai Kevin. Min Cha, sahabat Moon yang tumbuh besar bersamanya.
Min Cha dan Kevin memilih menjalin hubungan di belakang Moon. Mereka sama-sama merencanakan kejahatan itu. Dan, Moon mengetahuinya di saat dia dalam keadaan kasat mata.
Lalu, apakah Moon bisa memaafkan kedua orang yang sangat dia sayangi itu?
Yang jelas, Moon punya dua cinta lain setelah dia sadar dari keadaan komanya. Dua cinta dari dua pria yang dia temui di Korea saat dia berusaha untuk bisa berjalan lagi. Dokter Jun, dan Michael Hwang.
Keduanya muncul dengan misterius.
Siapa sebenarnya Dokter Jun yang langsung mempesonanya sejak pandangan pertama itu?
Siapa Michael Hwang yang tiba-tiba menyatakan cinta padanya padahal mereka tak saling kenal? Dan kenapa dia peduli pada Moon?
Lalu, siapa yang dia pilih? Si dokter, atau si bad boy yang meluluhkan hati?

MY LOST PRINCE, novel yang mengambil dua setting tempat, Indonesia dan Korea. Namun, novel ini lebih lekat dengan rasa Korea-nya. Dari nama, panggilan untuk orang tua, beberapa istilah pun menggunakan bahasa Korea. Jadi, novel ini menurutku novel Korea yang ditulis penulis Indonesia.
Sebenarnya, aku lebih senang kalau Moon mencirikan orang Indonesia meskipun dia keturunan Korea. Dan ada beberapa perbandingan antara Indonesia dan Korea yang diceritakan Moon. Dari Bandaranya, dan Rumah Sakit tempat dia di rawat di Korea. Dan, entah apa lagi.
Menurutku, Moon terlalu meninggikan Korea, dan agak merendahkan Indonesia. Ya, oke, Indonesia memang kalah jauh dari Korea, tapi kenapa harus dibandingkan seperti itu, sih?
Indonesia punya pesona tersendiri, kok. Coba saja datang ke Pantai-pantainya, atau bangunan candinya. Indonesia punya keindahan tak kalah sama Korea, kok. Cuma, banyak orang Indonesia yang nggak mau menengok negerinya sendiri, dan lebih suka mengagumi Negara lain.
Lagi, Moon itu orang kaya. Kenapa dia bisa terperangah seperti itu saat melihat Bandara di Korea, atau Rumah sakit tempat dia di rawat? Bukannya dia terbiasa hidup di lingkungan mewah?
Karakter Moon sendiri terkesan manja, dia punya sifat egois dan sulit memaafkan. Dia juga pemarah, dan agak emosional. Benar-benar cocok dengan sifat nona besarnya.
Covernya manis sekali, aku suka.
Ratingnya 1,5 dari 5 bintang.

Thursday, September 4, 2014

KUIS BEST RIVAL - Sebagai Apa RIVAL untukmu?


Tulisan ini diikutsertakan dalam

Kuis Best Rival dari Naima Knisa

RIVAL, musuh dalam balutan makna yang positif.  Itulah pengertianku tentang rival.
Beberapa orang menganggap rival sebagai musuh dalam selimut. Mereka berstatus sahabat, tapi mereka menginginkan apa yang kita mau. Padahal, kalah dari sahabat terasa lebih menyesakkan dari pada kalah dari orang lain, aku pernah mendengar kutipan itu. Benar atau tidak, silahkan tanya pada diri sendiri.
Namun, tidak semua menganggap kekalahan dari sahabat adalah sebuah pesakitan. Ada juga yang bahagia melihat dia mencapai apa yang dia mau, lebih dari kita.
Mempunyai seorang rival membuat kita punya semangat untuk lebih bekerja keras mencapai apa yang kita mau, sekaligus belajar ikhlas untuk menerima kekalahan, tidak mudah jatuh pada sebuah kekecewaan, dan tetap menjaga diri dari rasa iri hati. *Berat*
Tapi, apa yang kita lakukan saat kita menjadi pemenang?
Ingat! Yang kita kalahkan adalah sahabat, bukan musuh dalam artian yang sebenarnya.
Haruskan kita pongah? Sepertinya bukan hal yang pantas, bukan?
Aku sendiri lebih senang memberinya semangat untuk tidak menyerah dan mau kalah begitu saja denganku. Ini tidak seru! Dia harus melawanku lagi! Buat kekalahan ini jadi pendorong untuk kedua belah pihak. Ciptakan lagi sebuah konflik yang memacu adrenalin.
Ehm.. sebentar… konflik di sini bukan konflik yang menuju kesesatan, tapi sebuah hal yang hebat. Dalam pelajaran, mungkin. Atau, bisa jadi dalam hal mengejar kesuksesan hidup.
Tapi, tidak semua orang menggap rival adalah musuh sebagai sahabat. Sepertinya, rival tetap saja bermakna musuh sebagai musuh untuk mereka. Persaingan terbuka, cara-cara licik secara sembunyi-sembunyi, bahkan saling menyakiti. Ini banyak terjadi.
Dan, mana yang sudah kamu lalui? Rival sebagai sahabat? Atau Rival sebagai musuh?
Banyak novel yang berkisah dengan tema rival. Salah satunya Novel terbaru Gagasmedia  yang berjudul Best Rival karya Naima Knisa. Novel ini merupakah salah satu pemenang dalam kompetisi menulis SEVEN DEADLY SINS. (Baca sinopsisnya disini)

Jujur saja, aku tertarik dengan novel ini karena tagline-nya Best Rival, Sahabat Terbaik, Bisa jadi Musuh Terdekat. Benarkah? Yap, aku menemui hal semacam itu di dunia nyata. Jadi, seperti apa jika di dunia fiksi? Apakah lebih seru? Semoga aku berjodoh dengan novel ini.

Saturday, August 30, 2014

Resensi “CELEBRITY” – Hidup di antara kisah abu-abu




Penulis : Jeong Su-Hyun
Penerjemah : Praditya Nurmaya
Penerbit : Bentang Pustaka
Terbit : April 2014
Tebal: x + 314 hlm
Genre : Romance, Young Adult
ISBN : 978-602-291-007-7
Harga : Rp. 54.000

“Kadang aku menyadari dalam hidup ini, seandainya hal-hal yang dirasa tidak cocok dijadikan satu, akan menciptakan harmoni baru.” – Baek Yi Hyeon – Hlm. 144

Baek Yi Hyeon, seorang wanita yang dulunya bermimpi ingin menjadi puteri dan menikah dengan seorang pangeran. Dia serius dengan mimpinya. Karena itu, dia menulis surat untuk para pangeran di seluruh dunia. Dia berharap, ada seorang pangeran yang datang dan menikahinya setelah membaca suratnya.
“Kalau ingin menciptakan akhir bahagia yang lebih dari pada siapa pun, kau harus menganggap dirimu berbahagia dan harus mencintainya. Hanya orang seperti itulah yang akan mendapatkan cinta dari orang yang tepat.” – Baek Yi Hyeon – Hlm. 272

Nyatanya, itu sekedar impian. Yi Hyeon harus puas hanya menjadi seorang puteri di keluarganya. Dan, dia akhirnya memilih menjadi seorang wartawan Plus Ten, sebuah tabloid gosip di Korea.
Yi Hyeon bukan seorang wartawan dengan radar kuat untuk mencari berita yang menggemparkan. Dia lebih sering membuat artikel tentang artis-artis luar negeri dengan mencari sumber melalui internet atau membaca buku.
“Walaupun ada kemudian tidak ada, kau tidak akan merasa tidak nyaman dengan hal-hal yang awalnya ada kemudian tidak ada. Karena dari awal kita tidak pernah tahu rasa dan manfaatnya. Singkatnya, karena hal itu tidak ada, kita tidak bisa merasakan ketidaknyamanan itu! Karena itu adalah hal yang wajar!” – Baek Yi Hyeon – hlm. 203

Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang artis yang sangat terkenal, si Flower Boy Yu Sang Hyeon.
Saat itu, Yu Sang Hyeon sedang diterpa gosip skandal dengan seorang bintang Hollywood Carrie Fox. Tanpa sengaja, Yi Hyeon mendapati mereka berada dalam satu mobil di depan sebuah toko 24 jam.
Yi Hyeon nekat menabrakkan mobilnya pada bagian belakang mobil Yu Sang Hyeon agar dia punya kesempatan melihat dan mencuri foto bintang Hallyu itu dengan Cerrie Fox. Dengan begitu, dia akan mendapatkan berita hebat, dan mendapatkan bonus dari majalahnya.
Ternyata, tindakan nekatnya itu membuat Yi Hyeon bertemu Hwan, seorang laki-laki remaja yang tidur di atap mobilnya. Dia mengaku kenal dekat dengan Yu Sang Hyeon, dia juga ingin tinggal beberapa minggu di rumah Yi Hyeon, dan meminta makan darinya.
Pertemuan Hwan dan Yi Hyeon tidak sekedar kebetulan. Ini memang terjadi karena Hwan ingin Yi Hyeon membantunya. Dia ingin membalas dendam pada Yu Sang Hyeon melalui Yi Hyeon. Kalau Yi Hyeon mengiyakan, Hwan akan memberikan informasi berharga pada Yi Hyeon.
“Tak ada orang yang mau menonton drama yang kisahnya datar-datar saja. Alur penuh konflik dan membahayakan yang berulang-ulang akan membuat penonton senang. Bukankah itu keindahan dari sebuah drama?”  – Baek Yi Hyeon – Hlm. 257

Kejadian nekat Yi Hyeon menabrak mobil Yu Sang Hyeon juga membuatnya tiba-tiba menjadi selebritas, sebuah impian Yi Hyeon setelah gagal menjadi seorang puteri. Dia menjadi kekasih Yu Sang Hyeon, sekaligus masuk dalam konflik rumit hubungan antara Hwan dan Yu Sang Hyeon.
Yi Hyeon mulai dikenal publik. Namun, menjadi terkenal membuat hidup Yi Hyeon semakin kacau. Bagaimana tidak, dia harus berurusan dengan para wartawan, penggemar Yu Sang Hyeon, Netizen, bahkan dengan seorang artis wanita nomor satu di korea, Ji Eun So.
“Ji Eun Seo. Dua orang itu bukan benda yang ketika ingin kau miliki akan menjadi milikmu, dan ketika tidak kau butuhkan akan kau buang sesuka hatimu.” – Baek Yi Hyeon – Hlm. 222
“Aku tidak pernah menyebut mereka sebagai benda. Dan! Jika aku memang seperti itu, apa buruknya? Wajar, kan, bila orang punya naluri untuk memiliki apa yang mereka perlukan? Dan aku sejauh ini hidup seperti itu.” – Ji Eun Seo – Hlm. 222

Celebrity, Novel terjemahan Korea ini cukup menarik perhatianku karena covernya yang berwarna merah cerah. Aku berharap, ada banyak hal yang mengejutkan saat membacanya nanti.
Ternyata, kisah masa kecil Yi Hyeon kurang berhasil membuat aku langsung menikmati novel ini. Namun, setelah masuk di kehidupan Yi Hyeon saat ini, apalagi setelah adanya Yu Sang Hyeon, aku mulai menikmatinya.
Kemunculan Hwan yang mengaku mengenal Yu Sang Hyeon di hidup Yi Hyeon secara tiba-tiba membuat aku berpikir, novel ini terlalu banyak kebetulan. Tapi tenang, itu hanya awalnya, karena jika kita terus mengikuti kisahnya, ada banyak benang merah yang membuatnya tampak masuk akal dan bukan sekedar kebetulan.
Karakter Baek Yi Hyeon digambarkan sebagai wanita yang biasa saja. Dia tidak benar-benar cantik, juga tidak benar-benar pandai. Namun, Yi Hyeon adalah wanita baik dengan hati yang gampang tersentuh. Dia juga jenis wanita yang sangat peduli dengan orang-orang di sekitarnya.
Meskipun Yi Hyeon terkadang suka berpikir pendek dengan melakukan hal-hal yang akhirnya menjadikannya repot sendiri, dia cukup pandai mengatur emosinya.
Sedangkan Yu Sang Hyeon, aku kurang menangkap seperti apa laki-laki ini. Meskipun dia sering muncul, penulis kurang bisa membangkitkan karakternya.
Jika mau meraba, aku merasa karakter Yu Sang Hyeon itu tipe laki-laki tenang, tidak emosional, namun dia bukan orang yang mau terbuka untuk menunjukkan ketertarikan atau kepedulian. Buktinya, aku tidak menemukan satu adegan yang menunjukkan Yu Sang Hyeon benar-benar mencintai Yi Hyeon.
Yap, bisa dibilang, novel ini tidak romantis. Ini karena Yu Sang Hyeon yang tampak sangat dingin. Tidak pada Yi Hyeon saja, dengan Hwang pun dia juga begitu.
“Apa kau tahu? Dari dulu puteri pilihan sang pangeran yang terakhir tidaklah cantik luar biasa ataupun sempurna. Karena sang pangeran sudah sering bertemu dengan perempuan seperti itu. Membosankan.” – Yu Sang Hyeon – Hlm. 210

Meski ending-nya gampang di tebak, cara penulis mengakhiri ceritanya tidak sekedar menutup saja. Dia memberikan banyak pelajaran meskipun tugasnya hampir selesai. Eh, namun ini yang bikin novel Celebrity punya suasana yang berbeda dari novel korea yang pernah aku baca.
“Namun, seiring berjalannya waktu kita pun menyadari bahwa kehidupan tak akan selesai hanya dengan “happy end.” Bisa jadi, aku atau perempuan itu telah menyadari kenyataan itu sampai tahap tertentu.” – Baek Yi Hyeon – Hlm. 304

Karena aku menyukai covernya, aku akan memberi nilai 4,5 dari 5 bintang untuk warna dan desainnya yang tidak berlebihan namun elegan.
Sedangkan untuk kisahnya, aku memberi 2,6 dari 5 bintang.

Buku ini bisa langsung kalian order ke aku dengan harga Rp. 39.000 saja (Exc ongkir). Minat? Langsung kontak BBM 74D81B01 atau Whatsapp : 085736100626. Oh, iya. Aku baru saja buka toko buku online, jadi kalian bisa tanya-tanya buku lain. Spesial novel, ya? Kebanyakan novel second. Ada juga novel segel, dan harganya jelas di bawah harga toko.

 

Jejak Langkahku Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos