Selasa, 23 Agustus 2016

GIVEAWAY BOOKLAZA VS EL-LAZZA



Booklaza bikin seru-seruan, nih.
Kali ini, tujuannya untuk memperkenalkan eL-lazza.
Apa itu eL-lazza?
eL-lazza ini olshop yang menyediakan jilbab, pasmina, dan baju muslim. Namun, fokusnya lebih ke jilbab dan pasmina, sih. eL-lazza selain menyediakan jilbab second, atau jilbab harga miring, juga menyediakan Jilbab, pasmina, dan baju brended. Sementara, eL-lazza baru bekerja sama dengan DAUKY. Tahu, kan DAUKY? Itu, lho, sponsor di film Love Sparks In Korea yang dibintangi Bunga Citra Lestari. eL-lazza ready jilbab dan pasmina yang digunakan BCL di film tersebut, lho.
Sebagai pekenalan, eL-lazza bikin Promo Diskon Tentatif :
Beli 1 jilbab/Pasmina disc 10%
Beli 2 jilbab/pasmina disc 15%
Beli 3 jilbab/pasmina disc 20%
Untuk Cardigan dan Coat disc 15% walaupun hanya beli 1 pcs.
Promo ini hanya sampai tanggal 27 Agustus 2016
Selain itu, kamu bisa ikutan Giveaway berhadiah Voucher 50.000. Voucher ini bisa ditukarkan buku di Booklaza atau jilbab/pasmina di eL-lazza. Suka-suka kamu saja.
Mau?
Ini syaratnya : 

1.       Kamu wajib punya INSTAGRAM
2.      Follow instagram @booklaza dan @el.lazza
3.      Re-post postingan info Giveaway di Instagram Booklaza atau eL-lazza
4.      Re-post postingan info diskon tentatif sampai dengan 20% di posting Instagram @el.lazza. Dan, tag 2 teman kamu yang berhijab
5.      Setiap re-post, silahkan tag @booklaza agar adminnya tahu, jadi re-post kamu bisa dihitung dan dimasukkan ke dalam update peserta
6.      Setiap re-post 2 postingan Instagram @el.lazza, silahkan lapor di postingan Giveaway di Booklaza atau eL-lazza, biar nggak terbengkalai dan langsung bisa dimasukan di update peserta oleh admin

Ketentuan Voucher :
1.      Voucher bisa ditukar dengan buku seharga max 50.000 di Booklaza ATAU Jilbab/pasmina seharga max 50.000 di eL-lazza.
2.      Untuk ongkir, Booklaza akan menanggung max 20.000. Jika ongkir lebih dari 20.000, maka sisanya akan ditanggung pemenang.
3.      Giveaway ini berlangsung sampai tanggal 30 Agustus 2016
4.      Pemenang akan diundi dan di umumkan secepatnya setelah giveaway berakhir.
 

Rabu, 17 Agustus 2016

[Review] JODOH UNTUK NAINA – Nima Mumtaz




Penerbit : Elex Media
Genre : Romance, Fiksi
Kategori : Adult, Taaruf, Wattpad, Le Mariage
Terbit : April 2015
Tebal : 254 hlm
ISBN : 978 – 602 – 02 – 6348 – 9
Harga : Rp. 48.800

Naina baru saja berusia 22 tahun. Dia masih ingin menikmati pekerjaannya sebagai guru TK dan mengurus ayahnya. Ibu Naina sudah lama meninggal, dan semua kakaknya sudah menikah. Sehingga, hanya dia yang tersisa di rumahnya.
"Tak ada waktu yang terlalu cepat atau terlalu lambat untuk masalah jodoh. Dia akan datang kapan pun dia mau. Karena Allah telah menuliskannya dalam garis takdirmu."
Namun, sang ayah menginginkan dia menikah dengan seorang pria yang dianggapnya baik untuk Naina. Rizal, anak Haji Ghozali, orang terpandang di kampungnya, dan usia mereka terpaut sepuluh tahun.
Naina gamang, bukan karena usia mereka yang terlampau jauh, namun karena masa lalu calon suaminya. Naina pernah mendengar, dulu, dulu sekali, Rizal pernah diarak keliling kampung karena berdua-duaan dengan seorang wanita di dalam kamar, dan wanita itu sudah bersuami. Itulah sebabnya, keluarga Haji Ghozali pindah ke Surabaya, karena mereka terlalu malu dengan perbuatan anak mereka.
Lalu, jika Rizal pernah berbuat hal hina seperti itu, kenapa ayahnya masih mau menjodohkan dia dengan Rizal? Ayahnya bukan orang matrialistis, Naina tahu itu dengan pasti. Yang bisa Naina lakukan hanyalah menjalankan apa yang diinginkan beliau. Dia ingin percaya dengan pilihan ayahnya.
Dengan keraguan yang menggelayuti pikirannya, Naina menjalankan pernikahannya. Lalu, seperti apa pernikahan itu akan berlangsung? Bisakah Naina bahagia bersama Rizal?
“Manusia tidak berhak menilai apakah manusia lain itu pantas atau tidak pantas untuk bertobat. Kalau kamu takut akan kecewa, itu karena kamu hanya berharap pada manusia. Ingat, serahkan segala sesuatunya hanya pada Allah. Percayalah segala ketentuan-Nya. Kalau kamu melakukan semuanya karena Tuhanmu, pasti tidak akan ada kekecewaan nantinya.” – Ayah Naina – hlm. 81


Jodoh untuk Naina, sebuah novel romance Islam yang bercerita tentang taaruf dengan sangat manis dan seksi, meskipun tak ada adegan hot-nya. Namun, penulis bisa menceritakan secara emplisit dan membuat, aku – secara pribadi – terbuai oleh ceritanya. Tidak hanya terbuai, tapi beberapa adegan Rizal dan Naina benar-benar membuatku baper parah.
Naina yang masih lugu, tak pernah bersinggungan dengan pria selain kakak, ayah dan saudaranya – harus mengahadapi Rizal yang sejak awal dia tahu, Rizal punya masa lalu yang tidak baik. Jadi, jangan salahkan Naina jika dia tidak bisa percaya pada suaminya sendiri.
Mungkin, jika itu aku, aku akan menolak Rizal sejak aku tahu dengan siapa aku dijodohkan, meskipun dia tampan. Namun, dengan kepatuhan seorang anak yang percaya, ayahnya tidak mungkin memberinya seorang suami yang salah dan tidak ingin membuat ayahnya kecewa – Naina tetap meneruskan langkahnya, menerima Rizal sebagai suaminya.
Sosok Rizal benar-benar sosok suami idaman semua perempuan. Tidak hanya tampan dan mapan. Rizal diberkahi sifat yang begitu manis pada istrinya. Sikapnya pada Naina benar-benar membuat aku –erg – sulit diucapkan dengan kata-kata. Kalau diibaratkan es krim, lumer ke mana-mana, deh.
Meskipun dia seorang pria, Rizal tak segan untuk memegang pekerjaan wanita. Cara dia menghadapi Naina yang tampak belum siap dengan pernikahan benar-benar gentleman sekali. Dia tidak memaksa, dia sabar, dan aah... yang jelas, Rizal itu sesuatu.
Saat membaca novel ini, aku tidak hanya terbuai oleh ceritanya, namun banyak ilmu yang aku dapat. Seperti saat Rizal bercerita tentang dia yang tetap memberikan uang bulanan untuk ibunya, padahal dia tahu, ibunya sama sekali tidak membutuhkan bantuan finansial darinya. Mungkin, uang yang dia berikan seperti uang receh untuk ibunya. Namun, Rizal tetap memberi ibunya uang bulanan karena dia tak tahu lagi cara membalas budi kedua orang tuanya. Bagi dia, memberi uang bulanan adalah bentuk kepeduliannya pada orang tuanya. Kira-kira, berapa orang yang punya pikiran sebriliant ini?
Lagi, tentang pengalaman Naina menjadi pengantin baru. Naina agak mencemaskan tentang seks yang terlalu sering. Dia mencoba berkonsultasi pada kakaknya, dan ini seperti memberikan kita pengetahuan juga.
Yang paling jadi garis besar menurutku, tentang masa lalu Rizal. Untuk sebagian besar orang, mengetahui calon suami kita mempunyai masa lalu kelam – pasti kita memilih mundur teratur. Namun, Naina tetap melangkah demi tidak mengecewakan ayahnya. Nah, disinilah kita diajak belajar bahwa kita harus berpikir positif pada semua orang, termasuk mereka yang pernah berbuat salah. Bisa saja, orang tersebut sudah berubah baik. Jadi, marilah kita mempercayainya dulu. Apalagi, jika seseorang itu memang sudah terlihat sangat baik, seperti Rizal. Tak ada alasan untuk tidak percaya padanya lagi.
Dan, yang teristimewa dari novel ini ada pada epilognya. Dimana Rizal menceritakan tentang kisahnya yang ditulis Tuhan dengan sangat manis. Memang hanya Dia yang bisa menulis kisah se-sweet ini – meskipun yang ini fiksi, aku percaya pasti ada kisah nyata yang persis seperti ini. Sebuah keinginan, yang diucapkan dalam doa yang khitmat, dan akhirnya Tuhan benar-benar mengabulkan dengan sangat indah. Tak ada yang tahu rencana-Nya. Semoga Tuhan juga menggariskan kisah cinta yang manis untukku. Aamiin. *Arg,, jadi ngarep**
Ini novel pertama Nima Mumtaz yang aku baca, dan aku sangat memuji cara berceritanya. Dia punya teknik menulis yang oke punya. Narasinya juga sangat enak. Dan, dia memberiku satu trik menulis yang menarik, bahwa jangan ceritakan semua yang ingin kamu ceritakan. Bikin pembaca bertanya-tanya di akhir bab. Kemudian, jawab pertanyaan itu di bab selanjutnya.
Aku tipe pembaca yang mementingkan bagaimana penulis menyelesaikan konfliknya, dan aku suka dengan cara penyelesaiannya. Endingnya juga oke banget. Bisa dibilang, aku puas dengan novel ini, sangat puas. Sampai-sampai aku berpikir, sepertinya melakukan taaruf itu sangat menarik.
Rating untuk novel ini 4,8 dari 5 bintang. Kasih 5 di goodread, deh.

Jumat, 12 Agustus 2016

[Review] UNFRIEND YOU – Dyah Rinni





Penerbit : Gagasmedia
Genre : Fiksi, Fiksi
Kategori : Young Adult, Friendship, Bullying
Terbit : 2013
Tebal : viii + 278 hlm
ISBN : 979 – 780 – 648 – 0
Harga : Rp. 42.000

“Janganlah berjalan di depanku, aku tak’kan mengikutimu. Janganlah berjalan di belakangku, aku tak’kan menunjukkan jalanmu. Berjalanlah di sisiku, dan jadilah sahabatku” – Albert Camus

Katrissa, baginya terpilih menjadi sahabat Aura adalah sebuah keberuntungan. Secara langsung, Katrissa akan tertular kepopuleran Aura sebagai queen bee di sekolahnya.
Berkat Aura, Katrissa mendapatkan banyak sekali keistimewaan yang membuat iri siswa lainnya. Namun, mereka yang hanya melihat dari luarnya, tidak akan tahu seperti apa isi hati Katrissa sebenarnya.
Dia tidak bahagia dengan persahabatan ini. Dia merasa, yang dia lakukan salah. Bukan begini yang disebut persahabatan. Namun, Katrissa takut, sangat takut melawan Aura.
“Teman tidak saling melukai. Teman saling menghormati, mencintai, menghargai. Hentikan sebelum terlambat. Tidak ada yang berhak hidup dalam luka.” –Katrissa –  hlm. 265

Kehadiran Priska di dalam lingkaran persahabatan mereka, mengusik nurani Katrissa saat Aura dan Milani bersikap sangat kejam pada gadis itu. Tapi, lagi-lagi Katrissa sangat ketakutan. Aura bisa membuatnya bernasib sama dengan Priska.
Jadi, jalan mana yang akan dipilih Katrissa, tetap diam dan membiarkan dadanya semakin penuh karena rasa bersalah, atau mengikuti saran Langit, mencoba bicara dan berani membuka tabir yang sebenarnya?
“Gosip, ejekan, panggilan nama jelek, pengucilan bisa mengirimkan sahabatmu ke palung derita paling dalam. Kita tak pernah menyadarinya. Dan saat sadar, kita telah kehilangan sahabat kita, dan berteman dengan penyesalan.” – Katrissa – hlm. 265




Unfriend You, sebuah novel yang aku yakin punya tujuan yang sangat mulia, cara yang cukup manis untuk melakukan seruan “Stop bullying
Awalnya, aku menebak, si tokoh utama adalah korban bullying. Namun, saat membacanya, ternyata aku salah. Katrissa – mulanya – bukan korban, tapi pelaku. Meskipun, dia melakukannya dengan berat hati. Dan, aku suka dengan pilihan penulis.
Secara manusiawi, jika kita di posisi Katrissa, mungkin kita akan memilih posisi aman. Namun, tanpa kita sadari, memilih posisi aman berati kita secara tidak langsung sama saja mendukung aksi bullying.
Novel Unfriend You ini benar-benar membuat pembacanya sadar untuk peduli pada segala hal bentuk bullying. Dan, aku sangat salut dengan Mbak Dyah Rinni, sebuah inovasi keren, nih.
Untuk karakter, semua karakternya cukup hidup. Meskipun, aku merasa karakter Langit kurang digalih. Dia lumayan berpotensi membuat novel ini ada sisi manis jika penulis lebih menceritakan hubungan di antara Katrissa dan Langit lebih detail lagi.
Dan, maaf aku harus jujur. Aku masih merasa novel ini datar. Mungkin, karena kurang romantis. Konflik terus berputar tentang bullying. Kurasa, novel ini kurang konflik lain yang bisa membuatnya lebih semarak.
Untuk endingnya, bisa ditutup dengan manis. Aku cukup puas, karena tebakanku salah. Aku pikir Jonas diam-diam menyukai Katrissa, dan ada affair di antara mereka. Lalu, inilah yang menyulut konflik utamanya. Ternyata, jalan ceritanya lumayan sedikit meleset dari tebakanku.
Ratingnya 2,7 dari 5 bintang.

 

Jejak Langkahku Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos