Thursday, January 5, 2017

[Review] CAPTAIN, I’M YOURS – Cynthia Dewantari



Penerbit : Elex Media
Genre : Fiksi, Romance
Kategori : Adult, Wattpad, Married by Accident
Terbit : 2016
Tebal : 251 hlm
ISBN : 978 -602 – 02 – 9328 – 8
Harga : Rp. 53.800

“Hal yang paling menyakitkan adalah merelakan apa yang seharusnya tidak pergi namun terpaksa harus pergi.” – hlm. 39

Reya, mahasiswa kedokteran berusia 20 tahun, dia harus menerima perubahan jalan hidup yang tiba-tiba. Reya terpaksa berhenti kuliah, dan menikah dengan pria yang tidak dia cintai. Pria kekasih kakaknya. Pria yang menghancurkan mimpinya. Pria yang membuat Reya harus meninggalkan kekasihnya, Adrian.
Azka, seorang pilot yang sangat mencintai kekasihnya, Clara – kakak Reya. Selama tiga tahun ini, Azka berusaha mendapatkan kata ‘iya’ untuk lamarannya. Sayang, Clara selalu menolak lamaran Azka dengan alasan dia masih ingin mengejar kariernya.
Keputusasaan Azka membawa kesalahan fatal di hidupnya, di hidup Reya, dan menimbulkan kepedihan untuk Clara, juga Adrian.
Azka pergi ke apartemen Clara. Namun, dia tidak bertemu kekasihnya, tapi dia malah bertemu Reya. Dalam keadaan mabuk, Azka salah mengenali Reya sebagai Clara. Dan, itulah awal dari bencana.
Seperti permainan kubik yang sisinya diputar acak, kehidupan Reya dan Azka benar-benar harus melalui alur yang rumit untuk membuat hidup mereka kembali menemukan titik yang tepat.


Captain I’m Yours, setelah membaca The Perfect Husband, jadi penasaran pengin baca cowok yang berprofesi pilot lagi.
Bisa dibilang, karakter Azka itu perfect. Azka termasuk tipe cowok sabar, penyayang, pengetian, bertanggung jawab, dan cukup sweet sama cewek.
Sedangkan Reya, dia bukan cewek penuntut sebenarnya. Termasuk cewek tegar, dan nggak macam-macam. Kayaknya, rada lugu juga. Saking lugunya, itu pas Azka datang dan menerkamnya, kesannya dia fine-fine aja. Oke, dia memang menolak. Tapi, cara menolaknya itu kurang banget. Bukannya, bisa dibilang Reya itu diperkosa, ya? Cuma, reaksi Reya setelah kejadian itu terlalu tenang. Nggak ada tuh, rasa trauma, atau syok khas orang abis kena pelecehan seksual.
Konflik pertama novel ini, bahwa Azka adalah kekasih kakak Reya, mengingatkan aku tentang novel Cinta Masa Lalu. Tapi, dua novel ini beda kok.
Di novel ini, aku suka cara Azka meluluhkan hari Reya. Namun, cara penulis menyadarkan Reya bahwa dia mencinta Azka, itu terlalu klise.
Banyak hal yang harus di lalui Reya. Dia harus menghadapi ibu mertuanya yang tidak menyukainya, menanggung rasa bersalah pada Clara dan Adrian, dan ditambah lagi, dia harus ditinggal-tinggal Azka kerja.
Di sini aku juga merasa ada yang rada aneh. Setelah Reya menikah dengan Azka, keluarga Reya seperti tak peduli lagi pada Reya. Seperti ketika Azka menghilang, tak ada campur tangan keluarga Reya untuk sekedar menenangkan Reya yang kalut. Reya juga nggak pernah ke rumahnya. Kecuali pas hampir akhir cerita.
Ada lagi, Adrian mengetahui alamat rumah Reya dan mengetahui kenyataan Reya sudah menikah dan hamil itu dari siapa? Clue-nya cewek yang mendatangi Adrian saat dia mabuk. Cuma siapa tepatnya tidak terjawab sampai akhir. Aku menebak, mungkin Tasya. Tapi, akan lebih baik jika Penulis memberikan jawabannya.
Ada lagi konflik antara Ratna dan Mama Azka. Ratna membuka semua rahasianya di depan Mama Azka dengan sangat mudah, terlalu mudah malahan. Ratna berusaha bertahun-tahun menghancurkan Mama Azka. Tapi, kenapa endingnya gitu aja? Termasuk rasa penyesalan Mama Azka yang sudah tahu betapa besarnya kesalahan yang dia buat, lagi-lagi kenapa cuma begitu doang?
Ada adegan romantis yang dibikin Azka untuk Reya. Namun, maaf sekali adegan seperti itu aku paling anti. Jadi, langsung aku skip.
Satu lagi, untuk narasi, penulis sering memberi info yang sebenarnya pembaca sudah tahu info itu karena sudah tersirat dalam beberapa adegan. Duh, maaf sekali review kali ini banyak kritikannya. Semoga untuk karya berikutnya bisa lebih baik.
Rating 1,2 dari 5 bintang.



3 comments:

  1. WOW, ratingnya itu lho. Tapi jika disandingkan dengan kritikan, wajarlah. Hhehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... iya mas. Arep piye maneh... Begitulah isi hatiku.

      Delete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

 

Jejak Langkahku Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos